yazilimweb tasarim
Home / Artikel (page 3)

Category Archives: Artikel

Feed Subscription

Homo erectus

Homo erectus

Kapasitas tengkorak Homo erectus mencapai 1.000 cc. Tulang kening sangat menonjol dengan dahi datar dan atap tengkorak yang pendek dan memanjang ke belakang. Bagian wajah Homo erectus terlihat pendek dan menjorok ke depan dengan tulang pipi yang lebar dan menonjol. Gigi-ginya sangat besar dan ...

Read More »

Homo rudolfensis

Homo rudolfensis

Homo rudolfensis adalah sebutan untuk temuan spesimen KNM-ER 1470 dari Koobi Fora, Kenya pada tahun 1972. Usia kepurbaan Homo rudolfensis adalah sekitar 1,9 juta tahun, semasa hidup dengan Homo habilis. Kapasitas otak 750 cc dengan muka yang lebar dan kekar. Sumber: Museum Manusia Purba Klaster ...

Read More »

Homo Habilis

Homo Habilis

Kapasitas otak Homo Habilis mencapai 650 cc dengan atap tengkorak yang relatif tinggi dan membundar pada bagian belakang. Gigi-geligi Homo Habilis mempunyai ukuran yang lebih kecil dan terbiasa mengunyah buah-buahan, menggali tanah untuk mendapat umbi, dan memakan hewan buruan. Dalam lapisan tanah dimana fosil-fosil Homo ...

Read More »

Australopithecus boisei

Australopithecus boisei

Australopithecus boisei mempunyai ciri fisik yang hampir sama dengan Australopithecus robustus dengan tinggi badan sekitar 140 cm pada jenis laki-laki dan sekitar 130 cm pada jenis perempuan. Sebaran temuan Australopithecus boisei berada di Afrika bagian timur, sementara Australopithecus robustus mendiami kawasan Afrika sebelah barat. Dapat dipastikan bahwa Australopithecus ...

Read More »

Australopithecus robustus

Australopithecus robustus

Australopithecus robustus mempunyai postur tubuh tinggi, kekar, dan berat. Tengkoraknya memperlihatkan ciri pengunyah makanan yang kuat dengan perbedaan ukuran yang mencolok pada gigi prageraham dan geraham dibandingkan gigi taring dan gigi seri. Ciri yang menonjol dari Australopithecus robustus ini adalah adanya gigi yang ...

Read More »

Australopithecus africanus

Australopithecus africanus

Temuan tengkorak dari Taung memperlihatkan satu individu yang memiliki susunan gigi geligi yang mengarah pada manusia dengan taring yang tereduksi dan sejajar dengan gigi-gigi yang lain. Susunan gigi ini menyerupai susunan gigi Australopithecus afarensis. Volume tengkorak sekitar 550 cc dengan foramen magnum atau ...

Read More »

Australopithecus afarensis

Australopithecus afarensis

Australopithecus afarensis memiliki kapasitas tengkorak skitar 425 cc dengan muka relatif besar dan menjorok ke depan. Lehernya kuat dengan perkembangan otot yang nyata serta rahang dengan tipe kekar. Proporsi tangan lebih panjang daripada panjang kaki, dengan tulang pinggul dan tulang paha ...

Read More »

Epilogue

Epilogue

Dalam evolusi manusia, bagian yang paling banyak mengalami perubahan adalah bagian kepala manusia. Hal ini disebabkan oleh perkembangan otak yang sangat dinamis dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya. Bertambahnya volume otak merupakan suatu mekanisme yang tidak pernah  berbalik (irreversible) sehingga akan ...

Read More »

Homo sapiens Gilimanuk

Homo sapiens Gilimanuk

Temuan manusia Gilimanuk meliputi lebih dari 100 individu. Meskipun ciri Australomelanesid masih terlihat, namun ciri Mongoloid mulai banyak menampakkan diri pada bagian wajah dan gigi. Dalam himpunan rangka manusia ini terdapat rangka usia anak dan rangka dewasa. Penyakit seperti penyakit ...

Read More »

Homo sapiens Wajakensis

Homo sapiens Wajakensis

Temuan dari Wadjak, Tulungagung, merupakan temuan manusia modern pertama di Indonesia. Dari dua individu berupa tengkorak, fragmen rahang bawah, dan beberapa ruas tulang leher (W1) serta tengkorak, rahang atas-bawah, serta tulang paha dan tulang kering (W2) diketahui bahwa Homo sapiens Wajakensis ini ...

Read More »